Peran Konsultan dalam Penyusunan dan Review Feasibility Study Rumah Sakit

Author
Januari 15, 2026
778 views
featured_image
Manajemen Kesehatan
Author : Dr. Putri Yoen Aulina. MARS
4 bulan yang lalu

PENDAHULUAN

Feasibility Study Rumah Sakit sering kali dipahami sebagai dokumen teknis dan finansial yang disusun hanya untuk proses perizinan rumah sakit saja. Pendapat ini tidak keliru dan beralasan karena di dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 11 tahun 2025 (permenkes 11/2025) Tentang Standar Kegiatan Usaha Dan Standar Produk/Jasa Pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Subsektor Kesehatan disebutkan bahwa dokumen Feasibility Study merupakan salah satu dokumen persyaratan yang harus dipenuhi saat rumah sakit mengajukan Perizinan Berusaha pertama kali. Namun, pada dasarnya FS lebih dari sekedar “dokumen perizinan”. Permenkes 11 /2025, mendefinisikan Feasibility study sebagai hasil kajian dan penjelasan kelayakan dari segala aspek yang akan mendasari pendirian atau pengembangan suatu Rumah Sakit. Artinya, selain sebagai dokumen yang diperlukan untuk proses perizinan, FS berfungsi sebagai instrumen dan landasan pengambilan keputusan. Dokumen FS harus mampu menjawab pertanyaan:
“Apakah rencana pendirian atau pengembangan rumah sakit ini layak dijalankan? Jika layak, dengan profil layanannya seperti apa?, Jika belum layak, bagian mana yang harus diubah agar menjadi layak—apakah demand-nya, kapasitasnya, desain layanannya, investasinya, atau strategi operasionalnya?”

 

Rencana pembangunan rumah sakit dimulai dari gagasan/ide yang pada tahap selanjutnya perlu diuji secara logis, sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan. Di titik inilah peran konsultan. Konsultan membantu pemilik proyek untuk membuat keputusan berdasarkan hasil kajian yang multidimensi yang mencakup aspek kebutuhan, teknis dan operasional, legal, serta finansial. Dokumen FS yang dihasilkan bukan hanya merupakan laporan tetapi merupakan decision-ready document
Pada praktik konsultan yang berkaitan dengan FS ini, terdapat 2 peran utama yang dapat dilakukan yaitu (1) sebagai konsultan penyusun studi kelayakan dan (2) sebagai reviewer yang mereview dokumen FS yang sudah ada.

Konsultan Penyusun FS 

Pada pekerjaan penyusunan Studi kelayakan rumah sakit baik untuk rumah sakit baru maupun pengembangan rumah sakit, konsultan bertanggung jawab menghasil dokumen studi kelayakan secara lengkap

Permenkes 11/2025 merinci bahwa FS rumah sakit mencakup tiga kelompok kajian utama:

  1. kajian kebutuhan pelayanan rumah sakit (demografi, sosio-ekonomi, morbiditas dan mortalitas, kebijakan/regulasi, serta aspek internal rumah sakit)
  2. kajian kebutuhan lahan, bangunan, prasarana, SDM, dan peralatan; dan
  3. kajian kemampuan pendanaan/pembiayaan, termasuk prakiraan investasi dan sumber pendanaan, proyeksi pendapatan dan biaya, serta proyeksi arus kas dan laba/rugi dalam horizon 5–10 tahun. 

Bagi konsultan, struktur ini bukan sekadar daftar isi, tetapi sebuah rantai logika: hasil kajian kebutuhan layanan harus “turun” secara konsisten menjadi rencana kapasitas dan layanan; rencana kapasitas harus “turun” menjadi kebutuhan ruang, SDM, dan peralatan; kebutuhan fasilitas dan sumber daya harus “turun” menjadi CAPEX/OPEX; dan seluruhnya harus dapat diuji melalui model finansial, risiko, serta sensitivitas sebelum akhirnya diterjemahkan menjadi rekomendasi yang bisa dieksekusi.


 

 

   Konsultan Sebagai Reviewer FS

Dalam beberapa proyek, peran konsultan bukan sebagai penyusun studi kelayakan, tetapi sebagai reviewer, konsultan tidak terlibat di dalam kegiatan penyusunan studi kelayakan, namun melakukan peer review. Konsultan sebagai reviewer adalah pihak yang memberikan jaminan kualitas secara independen (independent assurance) atas kualitas FS yang telah disusun oleh tim internal, konsultan lain, atau pemilik proyek. Review dimaksudkan untuk memastikan bahwa FS yang telah disusun tersebut benar-benar siap menjadi dasar pengambilan keputusan, jadi review bukan hanya memeriksa kelengkapan substansi di dalam dokumen.  

 

(Bersambung….)

Tags:
Share to:
Artikel Terkait